ISI RINGKASAN
BAB
II
KEDALAM
TUBIR TUBIR LAUT
Tentu saja banyak diantara kita yang
menggunakan istilah perasaan bersalah atau lupa untuk menggambarkan bermacam-macam emosi,
misalnya; kita lupa menelepon ibu pada Hari Ibu dan merasa “bersalah” atas
kealpaan dihantui “perasaan bersalah”. Sebenarnya, akar perasaan bersalah
merupakan penyesalan dalam yang dihasilkan oleh pengetahuan bahwa kit melanggar
suatu peraturan atau hukum.
Beberapa respons kita terhadap perasaan
bersalah, tentu saja Allah ingin kita memberikan respons terhadap perasaan
bersalah itu dengan sikap yang benar dan terbuka, yaitu dengan pengakuan dosa
kita. Jika kita mengaku pada Allah bahwa kita telah melanggar
hukum-hukumNya,”Ia adalah setia dan adil,sehingga ia mengampuni segala dosa
kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
Akibat-akibat perasaan bersalah terhadap tubuh kita; sampai saat ini kita
telah melihat bagaimana kehadiran perasaan bersalah dalam kehidupan kita dapat
menciptakan sejumlah respons dalam sikap kita.Namun demikian, macam-macam sikap
ini tidak hiduop sendiri; sikap-sikap ini mempengaruhi aspek-aspek lain dari
keberadaan kita.
Resep
Allah untuk mengatasi perasaan bersalah; Allah menawarkan resep-Nya
untuk mengatasi akibat dari perasaan bersalah melalui kematian Anak-Nya. Dengan
menarik manfaat dari kematian Kristus bagi kepentingan kita, maka melalui
pengampunan, kita dapat memiliki kesehatan rohani dan jasmani sebagai ganti
dari perasaan bersalah. Dosa yang mengakibatkan bersalah dapat dihapuskan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar